Makalah Teknologi Informasi dan Komunikasi
(MODEL PEMBELAJARAN MELALUI MEDIA ELETRONIK)
OLEH
NAMA : MARDIANI
NIM :
1349041001
KELAS : A
PROGRAM STUDI
PG. PAUD
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
MODEL PEMBELAJARAN ELETRONIK ( E-LEARNING)
E-learning merupakan singkatan dari Elektronic
Learning, merupakan cara baru dalam proses belajar mengajar yang menggunakan
media elektronik khususnya internet sebagai sistem
pembelajarannya. E-learning merupakan dasar dan konsekuensi logis dari
perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Beberapa ahli mencoba
menguraikan pengertian e-learning menurut versinya masing-masing, diantaranya :
·
Jaya Kumar C. Koran
(2002)e-learning sebagai sembarang pengajaran dan pembelajaran yang menggunakan
rangkaian elektronik (LAN, WAN, atau internet) untuk menyampaikan isi
pembelajaran, interaksi, atau bimbingan.
·
Dong (dalam Kamarga,
2002)
e-learning sebagai
kegiatan belajar asynchronous melalui perangkat
elektronik komputer yang memperoleh bahan belajar yang sesuai dengan
kebutuhannya.
·
Rosenberg (2001)
menekankan bahwa e-learning merujuk pada penggunaan
teknologi internet untuk mengirimkan serangkaian solusi yang dapat meningkatkan
pengetahuan dan keterampilan
·
Darin E. Hartley
[Hartley, 2001]
e-Learning merupakan
suatu jenis belajar mengajar yang memungkinkan tersampaikannya bahan ajar ke
siswa dengan menggunakan media Internet, Intranet atau media jaringan komputer
lain.
LearnFrame.Com dalam Glossary of eLearning Terms
[Glossary, 2001]
eLearning adalah sistem pendidikan yang menggunakan aplikasi elektronik untuk
mendukung belajar mengajar dengan media Internet, jaringan komputer,maupun
komputer standalone.
E-learning
dalam arti luas bisa mencakup pembelajaran yang dilakukan di
media elektronik (internet) baik secara formal maupun informal. E-learning
secara formal misalnya adalah pembelajaran dengan kurikulum, silabus, mata
pelajaran dan tes yang telah diatur dan disusun berdasarkan jadwal yang
telah disepakati pihak-pihak terkait (pengelola e-learning dan pembelajar
sendiri). Pembelajaran seperti ini biasanya tingkat interaksinya tinggi
dan diwajibkan oleh perusahaan pada karyawannya atau pembelajaran jarak
jauh yang dikelola oleh universitas dan perusahaan-perusahaan (biasanya
perusahaan konsultan) yang memang bergerak dibidang penyediaan jasa
e-learning untuk umum.
E-learning
bisa juga dilakukan secara informal dengan interaksi yang lebih sederhana,
misalnya melalui sarana mailing list, e-newsletter atau website pribadi,
organisasi dan perusahaan yang ingin mensosialisasikan jasa, program,
pengetahuan atau keterampilan tertentu pada masyarakat luas (biasanya tanpa memungut
biaya).
MANFAAT
PEMBELAJARAN ELEKTRONIK ATAU E-LEARNING,
Ada beberapa manfaat pembelajaran elektronik
atau e-learning, di antaranya adalah: Pembelajaran dari mana dan kapan saja
(time and place flexibility). Bertambahnya Interaksi pembelajaran antara
peserta didik dengan guru atau instruktur (interactivity enhancement).
Menjangkau peserta didik dalam cakupan yang luas (global audience). Mempermudah
penyempurnaan dan penyimpanan materi pembelajaran (easy updating of content as
well as archivable capabilities). Manfaat e-learning juga dapat dilihat dari 2
sudut pandang : a. Manfaat bagi siswa Dengan kegiatan e-Learning dimungkinkan
berkembangnya fleksibilitas belajar yang tinggi. Artinya, kita dapat mengakses
bahan-bahan belajar setiap saat dan berulang-ulang. Selain itu kita juga dapat
berkomunikasi dengan guru/dosen setiap saat, misalnya melalui chatting dan
email. Mengingat sumber belajar yang sudah dikemas secara elektronik dan
tersedia untuk diakses melalui internet, maka kita dapat melakukan interaksi
dengan sumber belajar ini kapan saja dan dari mana saja, juga tugas-tugas
pekerjaan rumah dapat diserahkan kepada guru/dosen begitu selesai dikerjakan.
b. Manfaat bagi pengajar Dengan adanya kegiatan e-Learning manfaat yang
diperoleh guru/dosen antara lain adalah bahwa guru/dosen/ instruktur akan lebih
mudah melakukan pembaruan materi maupun model pengajaran sesuai dengan tuntutan
perkembangan keilmuan yang terjadi, juga dapat dengan efisien mengontrol
kegiatan belajar siswanya. Pengalaman negara lain dan juga pengalaman distance
learning di Indonesia ternyata menunjukkan sukses yang signifikan, antara lain:
(a) mampu meningkatkan pemerataan pendidikan (b) mengurangi angka putus sekolah
atau putus kuliah atau putus sekolah (c) meningkatkan prestasi belajar (d)
meningkatkan kehadiran siswa di kelas (e) meningkatkan rasa percaya diri (f)
meningkatkan wawasan (outward looking) (g) mengatasi kekurangan tenaga
pendidikan (h) meningkatkan efisiensi.
Dampak Positif Dan Negatif
E – Learning
Di era serba teknologi saat ini,Internet
tidak lagi menjadi hal yang susah untuk didapat. Seiring pesatnya perkembangan
internet dan teknologi maka kegiatan pembelajaran di Sekolah ataupun di Kampus
turut pula mengikuti perkembangan tersebut. Salah satu diantara perkembangan
tersebut yaitu adanya E – Learning atau belajar melalui media
elektronik atau jaringan internet. E – Learnig kini banyak digunakan sebagai
solusi beberapa guru maupun dosen untuk diberikan kepada siswanya. Mulai
mengirim tugas melalu e-mail,pencarian sumber menggunakan internet dan
lain – lain. Hadirnya guru atau dosen sebagai makhluk hidup sebagai penghubung
sekaligus pengajar tidaklah menjadi faktor utama untuk siswa menuntut ilmu.

Namun tetap saja sesuatu hal terdapat
kekurangan dan kelebihan. Kelebihan E – Learning yaitu bahan – bahan
pembelajaran jadi lebih mudah dan jadi lebih terperinci,siswa atau peserta
didik dapat melakukan penelitian guna meningkatkan wawasannya,pengajar lebih
dapatmengontrol kegiatan belajar siswanya dan menghemat waktu. Kekurangan yang
dihasilkan dari E – Learnig yaitu terdapat manipulasi atau kecurangan yang
dilakukan siswa,kurangnya pendidikan etika dan nilai moral dan terlalu bebas
mengakses internet.
Dapat saya simpulkan,kegiatan E –
Learning tidak selalu menjadi solusi tepat dalam media pembelajaran. Namun di
sisi lain E – Learning cukup menghemat waktu dan siswa atau peserta didik lebih
bisa mengembangka pikirannya.
Manfaat
E-learning Bagi Pembelajaran
Lebih mudah mendapatkan materi atau info.Jika
kita menggunakan sistem pembelajaran berbasis e-learning, kita akan lebih mudah
untuk mencari dan mendapatkan materi atau info. Tinggal ketik apa yang kita
cari, tunggu sebentar, kita langsung dapat materinya.
Bisa mendapatkan materi yang lebih banyak Kita
bisa mendapatkan banyak sekali materi, tidak hanya dari dalam negeri, bahkan
kita bisa mencari materi yang berasal dari luar negeri yang tentunya akan
menambah wawasan bagi kita dan juga bisa untuk meningkatkan hasil belajar kita.
Pembelajaran lebih efektif dan efisien waktu
dan tenagaJika ada tugas, kita bisa mencari bahan yang kita butuhkan dengan
cepat. Tidak harus ke sana ke mari untuk mendapatkan bahan yang kita butuhkan.
Tinggal duduk di depan komputer atau laptop, lalu cari yang kita butuhkan. Setelah
itu, susun tugasnya dan selesai!!!
Dapat berinteraksi langsung dengan siapapun
Seorang mahasiswa bisa saja bertanya pada
temannya materi apa yang diajarkan hari ini atau tugas apa yang diberikan, jika
hari itu dia tidak bisa berangkat karena suatu alasan. Dia juga bisa bertanya
langsung pada dosennya apa materi yang diajarkan tadi atau tugas apa yang
diberikannya. Dalam berinteraksi, dia bisa menggunakan media tulisan. Dia
mengetik apa yang akan dibicarakan atau ditanyakan kemudian dikirim ke alamat
yang dituju. Dia juga bisa berinteraksi langsung, bisa bertatap muka dan
berbicara langsung dengan orang yang diajak bicara. Karena kemajuan teknologi,
sekarang hal itu bisa terjadi dengan alat yang bernama webcam.
Bisa tahu materi atau tugas lebih awal
Mahasiswa bisa melihat jadwal atau tugas yang
diberikan oleh dosennya yang sudah di upload. Jadi, mahasiswa sudah tahu apa
yang akan dilakukan hari ini dan dapat mempersiapkannya lebih awal.
Disini saya ingin membahas sedikit banyak
tentang perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi atau biasa kita kenal
dengan istilah IPTEK. Ilmu pengetahuan muncul sebagai akibat dari
aktivitas untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia,baik kebutuhan jasmani maupun
kebutuhan rohani. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak dapat bisa di
pisahkan dari lembaga pendidikan. Dimana pada abad 20 peran ilmu pengetahuan
dan teknologi sangat berarti bagi lembaga pendidikan. Sehingga pada abad 20
mampu mendorong lebih cepat dalam industri. Informasi,komunikasi,transportasi
dan pertanian.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
di Indonesia tertinggal jauh dan sangat memprihatinkan dibanding Negara-negara
Eropa dan Amerika Serikat bahkan pula di Negara-negara Asia misalnya Jepang dan
China. Hal ini disebabkan karena :
1.
Masih
terbatasnya orang indonesia yang mendapat pendidikan barat terutama pendidikan
tinggi.
2.
Kurangnya
keinginan dari pemerintah maupun perusahaan swasta yang ada di Indonesia untuk
melakukan ahli teknologi
3.
Tidak
adanya inovasi teknologi yang berarti di dalam masyarakat indonesia itu
sendiri,ilmu pengetahuan dan teknologi di indonesia mulai berkembang dimana
ditandai dangan adanya perguruan tinggi dan pusat-pusat penelitian seperti
lembaga ilmu pengetahuan (LIPI) dan juga badan pengkajian dan penerapan
teknologi (BPPT)
Realita yang memprihatinkan itu bukan dilihat
dari prestasi beberapa bidang IPTEK yang telah di capai seperti penemuan
aplikasi teknologi DNA, pemuan bibit padi unggul, pemuan vector medan laju
percepatan gerak lempeng teknologi, rancangan bangunan pesawat remotely
pilotely piloted vehicle, memperoleh penghargaan internasional fellowship
L’oreal-unesco for woman in science,mendapat medali emas pada internasiaonal
exhibition of invention new techninique and peroduct memperoleh the first to
nobel prize di bidang fisika tingkat SMA , hingga temuan nutrisi baru yang di
sebut saputra, yang memang semua itu perlu di syukuri . Tetapi keprihatinan itu
muncul pergerakan dampak perkembangan IPTEK itu memang tidak segaris lurus
dangan pencipta kesejahteraan masyarakat dalam rangka kebijakan IPTEK secara
nasional,
Dampak
Positif perkembangan IPTEK
1. Memberikan berbagai kemudahan
Perkembangan IPTEK mampu membantu manusia
dalam beraktifitas. Terutama yang berhubungan dengan kegiatan perindustrian dan
telekomunikasi. Namun, dampak dari perkembangan IPTEK juga berdampak ke
berbagai hal seperti kegiatan pertanian, yang dulunya membajak sawah dengan
menggunakan alat tradisional, kini sudah menggunakan peralatan mesin.sehingga
aktifitas penanaman dapat lebih cepat di laksanakan tanpa memakan waktu yang
lama dan tidak pula terlalu membutuhkan tenaga yang banyak. Ini adalah contoh
kecil efek positif perkembangan IPTEK di dalam membantu aktifitas manusia dalam
kehidupan sehari-hari.
2. Mempermudah meluasnya berbagai informasi
Informasi merupakan hal yang sangat penting bagi kita,
dimana tanpa informasi kita akan serba ketinggaln. terlebih lagi ketika
berbagai media cetak dan elektronik berkembang pesat. Hal ini memaksa kita
untuk mau tidak mau harus bisa dan selalu mendapatkan berbagai informasi. Pada
masa dahulu, kegiatan pengiriman berita sangat lambat, hal ini di karenakan
kegiatan tersebut masih di lakukan secara tradisional baik itu secara lisan
maupun dengan menggunakan sepucuk surat. Namun sekarang kegiatan semacam ini
sudah hampir punah, dimana perkembangan IPTEK telah merubah segalanya, dan kita
pun tidak perlu menunggu lama untuk mengirim atau menerima berita.
3. Bertambahnya
pengetahuan dan wawasan
Komputer dahulu termasuk jenis peralatan yang sangat
canggih, dimana hanya orang-orang tertentu yang mampu membelinya apalagi
menggunakannya. Namun seiring dengan perkembangan iptek, peralatan elektronik
seperti computer, internet, dan handphone (Hp) sudah menjadi benda yang
menjamur. Dimana tidak hanya orang-orang tertentu yang mampu menggunakannya,
bahkan anak-anak di bawah umurpun dapat menggunakannya. Inilah pengaruh positif
perkembangan iptek di era globalisasi terhadap ilmu pengetahuan dan wawasan
masyarakat kita.
Dampak negative perkembangan IPTEK
1. Mempengaruhi
pola berpikir
Masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang agresif
dan penasaran serta suka dengan hal baru. Terutama sekali dengan adanya
berbagai perubahan pada berbagai peralatan elektronik. Namun ternyata
perkembangan tersebut tidak hanya berdampak terhadap pola berpikir anak, juga
berdampak terhadap pola berpikir orang dewasa dan orang tua. Terlebih lagi
setiap harinya masyarakat kita di sajikan dengan berbagai siaran yang kurang
bermanfaat dari berbagi media elektronik.
2. Hilangnya
budaya Tradisional
Dengan berdirinya berbagai gedung mewah seperti mal,
perhotelan dll, mengakibatkan hilangnya budaya tradisional seperti kegiatan
dalam perdagangan yang dulunya lebih di kenal sebagai pasar tradisional kini
berubah menjadi pasar modern. Begitu juga terhadap pergaulan anak-anak dan
remaja yang sekarang sudah mengarah kepada pergaulan bebas.
3. Banyak
menimbulkan berbagai kerusakan
Indonesia di kenal sebagai Negara yang kaya akan
sumber daya alamnya, namun hingga akhir ini, Indonesia lebih di kenal sebagai
Negara yang sedang berkembang dan terus berkembang entah sampai kapan. Dan kita
juga tidak mengetahui kapan istilah Negara berkembang tersebut berubah menjadi
Negara maju. Salah satu contoh kecil yang lebih spesifik adalah beberapa tahun
yang lalu sekitar di bawah tahun 2004, kota pekanbaru yang terletak di propinsi
Riau, lebih di kenal sebagi kota “Seribu Hutan”, namun dalam waktu yang
relative singkat, istilah seribu hutan kini telah berubah menjadi istilah yang
lebih modern, yakni kota “Seribu Ruko” di mana dalam waktu yang singkat,
perkembangan pembangunan di kota ini amat sangat pesat. Mulaialah berdiri
berbagai kegiatan industri, Perhotelan, Mal, dan Gedung-gedung bertingkat serta
perumahan berdiri di mana-mana.akibatnya aktifitas tradisional lumpuh, hutan
gundul sehingga banyak menimbulkan berbagai macam bencana seperti banjir, tanah
longsor serta polusi terjadi di mana-mana. Inilah dampak yang harus di terima
masyarakat kita hingga ke anak cucu.

Dengan semakin berkembangannya ilmu pengetahuan dan
teknologi di Indonesia,maka informas, juga komunikasi di indonesia pun sudah
berkembang. Di era globalisasi pada masa sekarang ini, kita harus bisa mengenal
dan memahami berbagai perkembangan IPTEK, namun masih banyak yang kurang
memahami dengan perkembangan IPTEK. Secara jangka panjang, perkembangan IPTEK
memberikan arti yang sangat positif, namun di sisi lain, tidak sedikit pula
yang membawa dampak negative.